Rival Persija itu Persib! Kenapa Pemain Persija Berkata Kasar ke Viking?
Headline diatas memang sebuah pertanyaan dari Pengacara Viking Persib Club (VPC). Hal ini pula yang menjadi sebuah tanda tanya besar bagi kelompok suporter Persib tersebut. Jika yang melakukan rasis adalah The Jak mungkin masih dianggap wajar-wajar saja, karena ranahnya sesama suporter.
Tetapi yang dilakukan pemain Persija dengan memperolok suporter Persib adalah sesuatu hal yang sudah dianggap keterlaluan sekali. Dan kelakuan-kelakuan pemain profesional semacam ini sangat tidak bermoral, dimana para suporter sedang berusaha menjalin perdamaian namun justru dari pemainnya sendiri yang memercikan apinya. Ironis sekali!
"Saya Ismed Sofyan sebagai kapten tim dan saya Bambang Pamungkas mewakili keluarga besar Persija memohon maaf karena telah menyinggung hati, perasaan dari seluruh suporter dan seluruh keluarga Persib Bandung, " kata Ismed Sofyan.
"Apa yang terjadi di dalam video bukanlah kesengajaan namun demikian tidak juga dapat dikatakan benar. Oleh karena itu dengan hati yang tulus kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kejadian ini bisa menjadikan pelajaran bagi kita semua," kata Bambang Pamungkas, didalam video tersebut, seperti dilansir dari bola.com.
Lalu apakah masalahnya selesai karena merasa sudah meminta maaf? Sepertinya sepele sekali para pemain Persija ini menganggapnya. Mereka tidak sadar kelakuannya bakal melukai puluhan ribu anggota Viking Persib Club.
"Ya, pasti secara manusiawi kita maafkan. Tapi kembali lagi, Viking itu organisasi yang besar dan tidak bisa seenaknya maaf seperti itu," begitu kata Pengacara Viking Persib Club (VPC), Piar Pratama, dalam siaran channel Youtube Viking.
Hal inilah yang akan dibawa ke ranah hukum oleh VPC, seperti dilansir dari Indosport.com (29/3/2018) melalui siaran langsung dari channel Youtube milik pentolan Viking, Yana Umar, mewakili VPC menegaskan akan menempuh jalur hukum.
Didalam siaran tersebut Pengacara Viking Persib Club (VPC), Piar Pratama pun mempertanyakan satu hal tentang rivalitas Persija dan Persib Bandung, "Rival Persija itu Persib. Bukan Viking, Viking itu suporternya Persib. Yang jadi pertanyaan, kenapa sih pemain mereka berkata kasar ke Viking? Maksudnya apa?," tanya Piar heran.
Atas kejadian tersebut yang berlanjut ke hukum, tentunya akan menyeret beberapa nama pemain Persija yang terlibat didalamnya. Setidaknya hal ini dapat menjadikan pembelajaran kepada para pesepak bola profesional dalam bertata krama dan menjaga sikap agar tak lagi terulang.
Sudah betulkah kasusnya dilanjutkan ke jalur hukum Kang bro?*
Sumber
Headline diatas memang sebuah pertanyaan dari Pengacara Viking Persib Club (VPC). Hal ini pula yang menjadi sebuah tanda tanya besar bagi kelompok suporter Persib tersebut. Jika yang melakukan rasis adalah The Jak mungkin masih dianggap wajar-wajar saja, karena ranahnya sesama suporter.
Tetapi yang dilakukan pemain Persija dengan memperolok suporter Persib adalah sesuatu hal yang sudah dianggap keterlaluan sekali. Dan kelakuan-kelakuan pemain profesional semacam ini sangat tidak bermoral, dimana para suporter sedang berusaha menjalin perdamaian namun justru dari pemainnya sendiri yang memercikan apinya. Ironis sekali!
"Saya Ismed Sofyan sebagai kapten tim dan saya Bambang Pamungkas mewakili keluarga besar Persija memohon maaf karena telah menyinggung hati, perasaan dari seluruh suporter dan seluruh keluarga Persib Bandung, " kata Ismed Sofyan.
"Apa yang terjadi di dalam video bukanlah kesengajaan namun demikian tidak juga dapat dikatakan benar. Oleh karena itu dengan hati yang tulus kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kejadian ini bisa menjadikan pelajaran bagi kita semua," kata Bambang Pamungkas, didalam video tersebut, seperti dilansir dari bola.com.
Lalu apakah masalahnya selesai karena merasa sudah meminta maaf? Sepertinya sepele sekali para pemain Persija ini menganggapnya. Mereka tidak sadar kelakuannya bakal melukai puluhan ribu anggota Viking Persib Club.
"Ya, pasti secara manusiawi kita maafkan. Tapi kembali lagi, Viking itu organisasi yang besar dan tidak bisa seenaknya maaf seperti itu," begitu kata Pengacara Viking Persib Club (VPC), Piar Pratama, dalam siaran channel Youtube Viking.
Hal inilah yang akan dibawa ke ranah hukum oleh VPC, seperti dilansir dari Indosport.com (29/3/2018) melalui siaran langsung dari channel Youtube milik pentolan Viking, Yana Umar, mewakili VPC menegaskan akan menempuh jalur hukum.
Didalam siaran tersebut Pengacara Viking Persib Club (VPC), Piar Pratama pun mempertanyakan satu hal tentang rivalitas Persija dan Persib Bandung, "Rival Persija itu Persib. Bukan Viking, Viking itu suporternya Persib. Yang jadi pertanyaan, kenapa sih pemain mereka berkata kasar ke Viking? Maksudnya apa?," tanya Piar heran.
Atas kejadian tersebut yang berlanjut ke hukum, tentunya akan menyeret beberapa nama pemain Persija yang terlibat didalamnya. Setidaknya hal ini dapat menjadikan pembelajaran kepada para pesepak bola profesional dalam bertata krama dan menjaga sikap agar tak lagi terulang.
Sudah betulkah kasusnya dilanjutkan ke jalur hukum Kang bro?*
Sumber
Kelanjutan Kasus Persija Vs Viking ?? Akan Dibawa Ke Ranah Hukum
4/
5
Oleh
Unknown


